Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto saat diwawancarai (kiri) bersama Kepala Bidang Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Disdik Kota Bekasi, Wijayanti (kanan). PALAPA POS/Yudha.
Dorong Penyegaran Pendidikan di Kota Bekasi, Puluhan Kepala Sekolah Dilantik
KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pendidikan melaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) sekaligus pelantikan puluhan kepala sekolah yang akan bertugas di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Jumat (17/4/2026).
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto kepada palapapos.co.id, menjelaskan bahwa penyerahan SK ini merupakan bagian dari upaya penyegaran di bidang pendidikan.
“Hari ini kami menyerahkan SK kepada 51 orang guru yang mendapat penempatan baru sekaligus tambahan tugas sebagai kepala sekolah, baik di SD maupun SMP,” ujarnya.
Tri Adhianto menekankan bahwa seorang kepala sekolah harus mampu beradaptasi demi keberlangsungan proses pendidikan di lingkungan satuan pendidikan.
“Harapannya, kita memiliki standar kompetensi yang sama bagi seluruh kepala sekolah. Dengan begitu, mereka dapat memberikan pelayanan terbaik, baik kepada siswa, orang tua, maupun sekolah lainnya,” tambahnya.
Ia juga menyoroti pentingnya perubahan paradigma dalam pendidikan. Menurutnya, kurikulum memang menjadi hal pokok, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana proses mendidik dapat membentuk karakter masyarakat.
“Guru dan sekolah memiliki tugas untuk terus mensosialisasikan tahapan pendidikan kepada orang tua. Perhatian penuh dari guru di sekolah harus diimbangi dengan pengawasan dan pembimbingan di rumah, agar nilai-nilai pendidikan benar-benar terasa,” jelasnya.
Sementara, Kepala Bidang Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Wijayanti, menegaskan bahwa proses rekrutmen calon kepala sekolah dilakukan secara terbuka dengan mengedepankan prinsip transparansi melalui aplikasi yang telah disediakan.
"Mekanisme rekrutmen dilaksanakan melalui sistem aplikasi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS). Setelah itu dilakukan seleksi administrasi, dan bagi peserta yang memenuhi persyaratan akan mengikuti tes kompetensi," pungkasnya.
Lebih lanjut, Wijayanti menyatakan bahwa peserta yang sudah lolos tes kompetensi akan diikutsertakan dalam pendidikan dan pelatihan (diklat) calon kepala sekolah.
"Kepala sekolah yang dilantik saat ini merupakan hasil dari dua tahap rekrutmen BCKS, yaitu tahap pertama dan tahap kedua. (Yud)